Sanksi Ta’zīr Fisik Bagi Peserta Didik
Perspektif Undang-Undang Perlindungan Anak dan Relevansi Pemikiran Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah
Keywords:
Ta’zīr, Sanksi Fisik, Peserta Didik, Undang-Undang Perlindungan Anak, Ibnu Qayyim Al-JauziyyahAbstract
Artikel ini mengkaji tentang sanksi ta’zīr fisik bagi peserta didik dalam perspektif Undang-Undang Perlindungan Anak dan relevansinya dengan pemikiran Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah. Undang-Undang Perlindungan Anak membatasi seorang guru dalam memberikan sanksi kepada peserta didik, yaitu melarang kekerasan fisik. Kekerasan fisik terhadap peserta didik dikategorikan sebagai tindak pidana dan pelakunya dapat dihukum. Namun, Ibnu Qayyim membolehkan hukuman fisik (ta’zīr) kepada peserta didik sebagai bentuk pendidikan (ta’dīb). Untuk itu, ada dua permasalahan yang diangkat, yaitu terkait ketentuan UU Perlindungan Anak tentang sanksi pemukulan fisik terhadap peserta didik, dan relevansi UU Perlindungan Anak dengan pemikiran Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah tentang ta’zīr fisik terhadap peserta didik. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Penelitian ini dikaji dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach), yang termasuk jenis penelitian yuridis normatif. Sifat analisis penelitian adalah analisis preskriptif. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ketentuan Undang-Undang Perlindungan Anak melarang adanya kekerasan fisik bagi peserta didik di lingkungan sekolah. Ketentuan ini kurang relevan dengan pendapat Ibnu Qayyim, karena bagi Ibnu Qayyim, seorang guru diperbolehkan menghukum secara fisik sebagai bentuk ta’dīb baginya, dan tindakan ini bukan merupakan tindak pidana.
References
Abduh, Muhamad. “Hukuman Fisik Terhadap Santri Ditinjau dari Perspektif Pendidikan Islam dan Penerapan di Pesantren: Studi pada Pesantren Raudhatul Ulum Salatiga dan Pesantren Syafa’atut Thullab Bakung,.” Program Pascasarjana UIN Raden Fatah, 2017. (PALEMBANG). //slims.radenfatah.ac.id/index.php?p=show_detail&id=48280.
Abubakar, Al Yasa’. Syariat Islam di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam: Paradigma, Kebijakan dan Kegiatan. Banda Aceh: DSI-Dinas Syariat Islam Provinsi Aceh, 2005.
Abubakar, Al Yasa’, dan Marah Halim. Hukum Pidana Islam di Aceh: Penafsiran dan Pedoman Pelaksanaan Qanun tentang Perbuatan Pidana. Banda Aceh: Dinas Syariat Islam Aceh, 2011.
Al-Jahdarī, Syaikh Abū Usāmah bin Aḥmad. Fatḥ Rabb Al-Bariyyah bi Asbāb Al-Ṣalāḥ Żurriyyah,. (Terj: Masturi Irham),. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2024.
Al-Jauziyyah, Ibn Qayyim. Al-Ṭurq Al-Ḥukmiyyah fī Siyāsah Al-Syar’iyyah. (Terj: M. Muchson Anasy),. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2014.
———. Ath-Tibbu An-Nabawi. (Terj: Abu Firly). Yogyakarta: Diva Press, 2020.
———. Ighāṡah Laḥfān min Maṣāyid Al-Syaiṭān. (Taḥqīq: Muḥammad Ḥāmid Al-Fāqī),. Beirut: Dār Al-Ma’rifah, 1975.
———. Tuḥfah Al-Maudūd fī Aḥkām Al-Maudūd. (Terj: Mahfud Hidayat), Cet. 2,. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2007.
———. Zād Al-Ma’ād fī Hadī Khair Al-‘Ibād. (Terj: Masturi Irham, Nurhadi, Abdul Ghofar),. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2008.
Al-Māwardī, Abī Al-Ḥasan. Al-Aḥkām Al-Sulṭāniyyah Wa Al-Wilāyāt Al-Dīniyyah. Terj: Khalifurrahman Fath dan Fathurrahman. Jakarta: Qisthi Press, 2014.
Al-Qaraḍāwī, Yūsuf. Al-Qawā’id Al-Ḥākimah li Fiqh Al-Mu’āmalāt. (Terj: Fedrian Hasmand),. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2014.
Al-Syāmī, Ṣāliḥ Aḥmad. Ibn Qayyim Jauziyyah,. Damaskus: Dār Qalam, 2008.
Al-Zuḥailī, Wahbah. Al-Fiqh Al-Islāmī wa Adillatuh. Jilid 8, (Terj: Abdul Hayyie al-Kattani, Dkk),. Jakarta: Gema Insani Press, 2012.
Audah, Abd Al-Qādir. Al-Tasyrī’ Al-Jinā’ī Al-Islāmī Muqāranan bi Al-Qānūn Al-Waḍ’ī. Jilid 2, (Terj; Tim Thalisah). Bogor: Kharisma Ilmu, 2009.
Azhary, Muhammad Tahir, Yusril Ihza Mahendra, Jimly Asshiddiqie, Hamdan Zoelva, dan Ahmad Sukarja. Beberapa Aspek Hukum Tata Negara, Hukum Pidana dan Hukum Islam,. Cet. 2,. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2015.
Busyro. Maqasid Al-Syari’ah: Pengetahuan Mendasar Mengetahui Maslahah. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2019.
Diantha, I Made Pasek. Metode Penelitian Hukum Normatif dalam Justifikasi Teori Hukum. Cet. 2,. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2017.
Djazuli, A. Kaidah-Kaidah Fikih: Kaidah-Kaidah Hukum Islam di dalam Menyelesaikan Masalah-Masalah yang Praktisi. Cet. 8,. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2019.
Doi, Abdur Rahman I. Tindak Pidana dalam Syariat Islam,. Jakarta: Putra Melton, 1992.
Efendi, Jonaedi, dan Prasetijo Rijadi. Metode Penelitian Hukum Normatif Empiris. Edisi Kedua, Cet. 5,. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2022.
Halif. “Pemberian Sanksi Fisik kepada Peserta Didik di Sekolah dalam Perspektif Hukum Pidana,.” Repositori Universitas Jember, 2017-11–15, no. 1877 (15 November 2017). https://repository.unej.ac.id/xmlui/handle/123456789/83240.
Hanafi, Ahmad. Asas-Asas Hukum Pidana Islam,. Jakarta: Bulan Bintang, 1967.
Hartaningrat, Intan Kusuma Ayu. “Respon Siswa Terhadap Pemberian Hukuman Pada Siswa Yang Melanggar Disiplin DI SMA Kartika IV - 3 Surabaya.” Kajian Moral Dan Kewarganegaraan Vol. 5, no. 01, (16 Januari 2017).
Ḥawwā, Sa’īd. Al-Islām. (Terj: Abdul Hayyie Kattani, Dkk),. Jakarta: Gema Insani Press, 2011.
Lubis, Zulkarnain, dan Ali Abubakar. Hukum Jinayat Aceh: Sebuah Pengantar. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2019.
Mardani. Hukum Pidana Islam. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2019.
Marzuki, Peter Mahmud. Penelitian Hukum. Cet. 13,. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2017.
Muaja, Harly Stanly. “Dilema Hukuman Fisik Oleh Guru Terhadap Murid Di Sekolah,.” Lex Et Societatis, Vol. 9, no. ,2 (19 Juli 2021). https://doi.org/10.35796/les.v9i2.35091.
Munajat, Makhrus. Hukum Pidana Islam,. Yogyakarta: Mahameru Press, 2019.
Muslich, Ahmad Wardi. Hukum Pidana Islam. Cet. 3. Jakarta: Sinar Grafika, 2016.
Sābiq, Sayyid. Fiqh Al-Sunnah. (Terj: Abu Aulia & Abu Syauqina),. Jakarta: Republika, 2018.
Syukur, Yakub. “Konsep Pendidikan Anak Usia Dini Menurut Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah.” Institutional Repository UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 17-May-2013 (17 Mei 2013). https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/24725.
Wizārah Al-Auqāf. Mawsū’ah al-Fiqhiyyah. Kuwait: Wizārah Al-Auqāf, 1995.
Yasid, Abu. Logika Ushul Fiqh: Interelasi Nalar, Wahyu, dan Maqashid Al-Syariah. 1, Cet. 1 ed. Yogyakarta: IRCiSoD, 2019.
Published
Issue
Section
License
Authors who publish in Jarima: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Pidana Islam agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work. (See The Effect of Open Acces)







