Penerapan Asas Non-Retroaktif dalam Qanun Jinayat Aceh
Perspektif Hukum Pidana Islam
DOI:
https://doi.org/10.22373/jarima.v2i1.920Keywords:
Qanun Jinayat Aceh, Asas Non-Retroaktif, Hukum Pidana IslamAbstract
Penerapan syariat Islam di Aceh memiliki dasar historis dan yuridis yang kuat melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, yang melahirkan Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat sebagai wujud konkret hukum pidana Islam. Salah satu asas penting dalam qanun ini adalah asas non-retroaktif (la rujū‘iyyah fī al-fiqh al-jinā’ī), yang menegaskan bahwa hukum pidana tidak berlaku surut. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep asas non-retroaktif dalam fikih jinayah, penerapannya dalam hukum pidana Islam, serta efektivitasnya dalam Qanun Jinayat Aceh. Menggunakan metode library research dengan pendekatan kualitatif dan analisis deskriptif-analitis, hasil penelitian menunjukkan bahwa asas ini merupakan prinsip fundamental dalam hukum pidana Islam yang sejalan dengan kaidah lā jarīmah wa lā ‘uqūbah illā bin naṣṣ dan telah diterapkan secara prospektif sejak masa Rasulullah SAW, sebagaimana terlihat pada pengharaman khamr dan kisah kaum ‘Urainah. Dalam Qanun Jinayat Aceh, asas ini telah diatur secara eksplisit pada Pasal 2 huruf b, namun efektivitas penerapannya masih terbatas akibat lemahnya koordinasi antar lembaga, rendahnya pemahaman aparat dan masyarakat, serta minimnya evaluasi empiris. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis integratif antara konsep fikih jinayah dan praktik penegakan Qanun Jinayat Aceh, dengan kontribusi utama memberikan rekomendasi untuk memperkuat efektivitas penerapan asas non-retroaktif serta mendorong harmonisasi hukum Islam dan hukum nasional dalam menegakkan keadilan dan kepastian hukum.
 
 
References
Gunawan, I. (2022). ΓÇ£Metode Penelitian Kualitatif: teori dan praktik.ΓÇ¥ Bumi Aksara
Mubarok, J., & Faizal, E. A. (2004). Kaidah Fiqh Jinayah (Asas-asas HukumPidana Islam). Bandung: Pustaka Bani Quraisy.
Zaidan, A. K. (2008). Al-Wajiz: 100 kaidah fikih dalam kehidupan sehari-hari. Pustaka Al-Kautsar.
Aksa, F. N., Saifullah, T., & Farabi, A. (2023). The Implementation of Qānūn of Jināyāt in Aceh: A Legal Point of View. Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari’ah Dan Hukum, 8(1), 16–84
Kamalludin, I., Pratami, B. D., Khasna, S., Yaqin, A., & Umar, A. J. (2024). Revitalizing Justice in Fiqh: Revisiting Non-Retroactive Principles to Address Sexual Violence. Ulul Albab: Jurnal Studi Dan Penelitian Hukum Islam, 7(2), 136. https://doi.org/10.30659/jua.v7i2.31028
Mahlil, M., & Din, M. (2018). Asas Retroaktif Dalam Perspektif Hukum Pidana Positif Indonesia Dan Hukum Pidana Islam. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bidang Hukum Pidana, 2(4), 773ΓÇô779.
Mubarok, N. (2021). Implementasi Fiqh Jinayah dalam Qanun Nanggroe Aceh Darussalam: suatu tinjauan historis, yuridis, filosofis dan sosiologis. Al-Jinayah: Jurnal Hukum Pidana Islam, 7(2), 336ΓÇô361. DOI: https://doi.org/10.15642/aj.2021.7.2.336-360
Nurdin, R. (2018). ΓÇ£Kedudukan qanun jinayat aceh dalam sistem hukum pidana nasional indonesia.ΓÇ¥ Jurnal Miqat, 42(2).
Oslami, A. F. (2022). ΓÇ£Asas-asas Qanun Provinsi Aceh Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat.ΓÇ¥ Tazir: Jurnal Hukum Pidana, 6(1), 14-23
Qotadah, H. A., & A. A. D. (2020). Undang-Undang Jinayat Syariat Islam di Aceh antara Implementasi, Isu dan Tantangan. Adliya: Jurnal Hukum dan Kemanusiaan, 14(2), 171ΓÇô194.
Walidain, M. P., & Astuti, L. (2021). Implementasi Qanun Jinayat dalam Penegakan Hukum Pidana di Aceh. Indonesian Journal of Criminal Law and Criminology (IJCLC), 2(3), 184ΓÇô193. https://doi.org/10.18196/ijclc.v2i3.13790
Zamzami, Z. (2020). Problematika penerapan asas retroaktif dalam hukum pidana Islam. Tasyri': Jurnal Muamalah dan Ekonomi Syariah, 2(1).
Peraturan Perundang-Undangan
Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.
Website
Hadits Shahih Al-Bukhari Diakses dari https://www.hadits.id/hadits/bukhari/3871 Pada 3 Oktober 2025
Hukumonline. (2024). "Pengertian asas non-retroaktif dan pengecualian penerapannya" diakses dari https://www.hukumonline.com/klinik/a/pengertian-asas-non-retroaktif-dan-pengecualian-penerapannya Pada 4 Oktober 2025
Published
Issue
Section
License
Authors who publish in Jarima: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Pidana Islam agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work. (See The Effect of Open Acces)








