Relasi Konsep Al-ΓÇÿAfwu dan Restorative Justice dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.22373/jarima.v2i1.842Keywords:
Al-ΓÇÿAfwu, Restorative Justice, Peradilan Pidana, IndonesiaAbstract
Paradigma retributif dalam sistem peradilan pidana Indonesia masih mendominasi pendekatan penyelesaian perkara, sehingga cenderung mengabaikan aspek pemulihan bagi korban dan keadilan yang bersifat substantif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana relasi antara konsep al-ΓÇÿafwu (pemaafan) dalam hukum pidana Islam dan pendekatan restorative justice dalam hukum pidana Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis-normatif yang didasarkan pada studi literatur terhadap sumber-sumber primer dan sekunder yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa antara konsep Al-ΓÇÿAfwu dan restorative justice memiliki titik temu dalam menekankan nilai pemaafan, keterlibatan korban, dan pemulihan relasi sosial, namun berbeda dalam sumber normatif, ruang lingkup, dan tata cara implementasinya. Integrasi nilai al-ΓÇÿafwu ke dalam kerangka restorative justice dapat memperkuat arah pembaruan hukum pidana nasional menuju sistem yang lebih berkeadilan, inklusif, dan humanis.
References
Abbas, Sulaiman. Mediasi dalam Hukum Syariah, Hukum Adat, dan Hukum Nasional. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2011.
Achmad, Budi Waskito. ΓÇ£Implementasi Sistem Peradilan Pidana dalam Perspektif Integrasi.ΓÇ¥ Jurnal Daulat Hukum Vol. 1, No. 1 (2018): 287ΓÇô304.
Al-Fakhiri, Ghaits Mahmud. “العفو عن الجاني في جريمة قتل العمد و آثاره.” Dirasat Qanuniah Vol. 16, No. 6 (2022): 248–280.
Al-Maraghi, Ahmad Musthafa. Tafsir Al-Maraghi. Rujukan melalui: Ningtias, Rahayu Widya. Makna Al-ΓÇÿAfwu dalam Al QurΓÇÖan Perspektif Tafsir Al Maraghi Karya Ahmad Musthafa Al Maraghi. Semarang: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora UIN Walisongo Semarang, 2022.
Al-Naysaburi, Muslim bin al-Hajjaj. Shahih Muslim. Riyadh: Darussalam Publishers, 1997.
Al-Qudamah, Ibnu. Al-Mughni. Riyadh: Dar Alam Al-Kutub, 2018.
Al-Sheikhli, Haizumah Shaker. أثر العفو على جرائم الحدود فى الفقه الإسلامي. مجلة الجامعة الأسمرية Vol. 10, No. 5 (2008): 311–332.
Alwy, Muhammad Rijaldy. ΓÇ£The ΓÇÿafw Principle and the Indonesian Restorative Justice System.ΓÇ¥ Jurnal Hukum Islam Vol. 19, No. 2 (2021): 313ΓÇô328. https://doi.org/10.28918/jhi.v19i2.4726
An-Nawawi, Imam. Al-Man─ühij Syarah Shah─½h Muslim. Jilid 11. Beirut: Darus Sunnah, n.d.
Ariyani, Fikri, dan Andi Marlina. ΓÇ£The Concept of Al-Ishlah and the Restorative Justice Approach in Settlement of Criminal Case.ΓÇ¥ Delictum: Jurnal Hukum Pidana Islam (2023): 28ΓÇô43.
Bakhtiar, Muhammad., Andi Asfar Mustaring, Mochamad Yani Agus, Muhammad Ridhoh, dan Riki Dwiputra. ΓÇ£Towards Recovery and Reconciliation: Exploring the Principles and Benefits of Restorative Justice.ΓÇ¥ Technium Social Sciences Journal Vol. 50 (Special Issue) (2023): 167ΓÇô173.
Efendi, Roni., dan Leo Dwi Cahyono. ΓÇ£Pengampunan dalam Hukum Islam.ΓÇ¥ Madania: Jurnal Hukum Pidana dan Ketatanegaraan Islam Vol. 12, No. 1 (2022): 92ΓÇô106.
Hamdi, Syaibatul., Ikhwan, M., dan Iskandar. ΓÇ£Tinjauan Hukum Islam Terhadap Implementasi Restorative Justice Dalam Sistem Peradilan Pidana Anak di Indonesia.ΓÇ¥ MAQASIDI: Jurnal Syariah dan Hukum Vol. 1, No. 1 (2021): 74ΓÇô85.
Hasibuan, Lidya Rahmadani. ΓÇ£Restorative Justice Sebagai Pembaharuan Sistem Peradilan Pidana Berdasarkan UU No. 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.ΓÇ¥ USU Law Journal Vol. 3, No. 3 (2015): 64ΓÇô71.
Ikhsan, Rizky Al., dan Dahyul Daipon. ΓÇ£Penyelesaian Tindak Pidana Penganiayaan Melalui Pendekatan Restorative Justice Ditinjau dari Perspektif Hukum Pidana Islam.ΓÇ¥ UNES Law Review Vol. 6, No. 4 (2024): 9904ΓÇô9915. https://doi.org/10.31933/unesrev.v6i4.1957
Katsir, Ibnu. Lubabut Tafsir min Ibni Katsir (Tafsir Ibnu Katsir). Penerjemah: M. Abdul Ghoffar E.M. Jakarta: Pustaka Imam Asy-SyafiΓÇÿ─½, 1994.
Maulidar, Mira. ΓÇ£Korelasi Filosofis antara Restorative Justice dan Diyat dalam Sistem Hukum Pidana Islam.ΓÇ¥ AT-TasyriΓÇÖ: Jurnal Ilmiah Prodi Muamalah Vol. 13, No. 2 (2021): 143ΓÇô155. https://doi.org/10.47498/tasyri.v13i2.856
Muladi. Kapita Selekta Sistem Peradilan Pidana. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro, 2001.
Mulyadi, Lilik. Mediasi Penal dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia. Jakarta: Puslitbang Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI, 2011.
Nashir, Muhammad Alvin., Aisyah Zafira, dan Nabila Maharani. ΓÇ£Urgensi Pembentukan Undang-Undang Restorative Justice dalam Rangka Reformasi Keadilan dan Kepastian Hukum di Indonesia.ΓÇ¥ Sapientia et Virtus Vol. 9, No. 1 (2024): 344ΓÇô357. https://doi.org/10.37477/sev.v9i1.501
Nugroho, Taufiq., dkk. ΓÇ£The al ΓÇÿAfwu (Forgiving Each Other) Approach in Restorative Justice for Disputing Muslims.ΓÇ¥ Jurnal Hukum Replik Vol. 12, No. 1 (2024): 240ΓÇô253. http://dx.doi.org/10.31000/jhr.v12i1.9690
Puspita Sari, Dessi Perdani Yuris, Handri Wirastuti Sawitri, dan Siti Muflichah. ΓÇ£Penerapan Prinsip Restorative Justice dalam Sistem Peradilan Pidana di Indonesia.ΓÇ¥ Soedirman Law Review Vol. 4, No. 2 (2022): 105ΓÇô119.
Rahmadani, Rini Eka., dan M. Junaidi. ΓÇ£Comparative Study of Restorative Justice with the Concept of Al-ΓÇÿAfwu in Criminal Offenses.ΓÇ¥ International Conference Restructuring and Transforming Law Vol. 3, No. 1 (2024): 179ΓÇô187.
Roychan, Wahidur., Susanto, dan Taufikur Rohman. ΓÇ£Reformulasi Pengaturan Restorative Justice dalam Sistem Peradilan Pidana di Indonesia.ΓÇ¥ Dekrit: Jurnal Magister Ilmu Hukum Vol. 13, No. 2 (2023): 45ΓÇô67. https://doi.org/10.56943/dekrit.v13n2.210
Sahputra, Mirza. ΓÇ£Restorative Justice sebagai Wujud Progresif dalam Peraturan Perundang-undangan di Indonesia.ΓÇ¥ Jurnal Transformasi Administrasi Vol. 12, No. 1 (2022): 87ΓÇô96.
Samudra, M. B., dkk. ΓÇ£Tinjauan Jarimah Qishash-Diyat terhadap Suatu Tindak Pidana dalam Hukum Positif.ΓÇ¥ Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 1, No. 2 (2023).
Sheikhli, Haizumah Shaker al-. أثر العفو على جرائم الحدود فى الفقه الإسلامي. مجلة الجامعة الأسمرية Vol. 10, No. 5 (2008): 311–332.
Sulaiman, Ribut Baidi. ΓÇ£Restorative Justice: Implementasi Kebijakan Pemidanaan dalam Sistem Hukum Pidana Indonesia.ΓÇ¥ Indonesia Criminal Law Review Vol. 2, No. 1 (2023): 1ΓÇô18. https://scholarhub.ui.ac.id/iclr/vol2/iss1/3
Sulaiman. ΓÇ£Reposisi Hukom Suloh Terkait Mitigasi Bencana Sosial di Aceh.ΓÇ¥ Jurnal Law Reform Vol. 13, No. 2 (2017): 249ΓÇô258. https://doi.org/10.14710/lr.v13i2.16159
Waskito, Achmad Budi. ΓÇ£Implementasi Sistem Peradilan Pidana dalam Perspektif Integrasi.ΓÇ¥ Jurnal Daulat Hukum Vol. 1, No. 1 (2018): 287ΓÇô304.
Widiartana, G. ΓÇ£Paradigma Keadilan Restoratif dalam Penanggulangan Kejahatan dengan Menggunakan Hukum Pidana.ΓÇ¥ Jurnal Universitas Atma Jaya Yogyakarta (2021): 1ΓÇô23. https://doi.org/10.24002/jep.v33i1.1418
Zainuddin. ΓÇ£Restorative Justice Concept on Jarimah Qishas in Islamic Criminal Law.ΓÇ¥ Jurnal Dinamika Hukum, Vol. 17, No. 3 (2017): 335ΓÇô341.
Zuhaili, Wahbah al-. Al-Fiqh Al-Islami wa Adillatuhu. Damaskus: Dar al-Fikr, 1985. Jilid 7: 619
Published
Issue
Section
License
Authors who publish in Jarima: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Pidana Islam agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work. (See The Effect of Open Acces)








